Persiapan Liburan Ceria Bersama Anak



Rasanya bersyukur banget, di tahun ini dalam setahun kami sekeluarga bisa pergi liburan keluar kota sampai tiga kali dari yang deket sampai yang lumayan jauh.




Diawali pada Januari ini, kita sekeluarga liburan ke Surabaya dan Kota Batu Malang. Ini merupakan liburan yang paling ditunggu karena persiapan dari mulai pembelian tiket dan sebagainya itu dibeli satu tahun sebelumnya, maklum modal promo murah :D

Trus bulan Maret, kita liburan ke Anyer dan menginap di Aston anyer. Ini juga merupakan pengalaman yang tak terlupakan buat anak-anak. Di hotel ini fasilitasnya bagus selain ada kolam renang kesukaan anak-anak, disini juga ada pantai privat yang bikin anak-anak makin puas bermain air dan pasir disitu.

Yang terakhir belum lama kita pergi mudik… yeaayyy ini pertama kalinya kami mudik sekeluarga besar dan kita memilih jalan on road alias iring-iringan naik mobil. Kita mudik ke Semarang dan pulangnya kita mampir ke Cirebon juga untuk wisata kuliner.

Untuk urusan liburan dengan membawa dua orang anak, memang ngga gampang tapi dengan persiapan yang baik, insya Allah semuanya akan lancar dan menyenangkan.


Saya mau share sedikit untuk persiapan yang harus dilakukan sebelum kita liburan dengan anak-anak.

1.    Beritahu anak tentang tujuan liburan dan transportasi yang digunakan

Dengan begitu anak-anak bisa mempersiapkan dirinya, kalau saya biasanya menceritakan tentang tujuan liiburan beserta apa yang bisa dilakukan disana, klo ada di youtube pengalaman orang yang pernah kesana atau reviewnya, biasanya saya akan informasikan ke anak-anak.. jadi mereka bisa membayangkan gimana seru nya.

Untuk soal transportasi juga penting diberi tahu, tujuannya biar anak bisa mempersiapkan dirinya dengan baik. Contoh ketika ke Surabaya, kami menggunakan pesawat dan ini merupakan pengalaman pertama buat anak-anak. Jadi jauh sebelum berangkat, Ayah nya sering menceritakan gimana kondisi klo naik pesawat, gimana ngadepin klo turbolance dsb.



Suasana di dalam pesawat


Lain lagi waktu mau mudik dengan jalur darat, jujur ini yang agak menakutkan buat saya dan suami, karena disaat mudik terkadang sikon jalur mudik tidak bisa diprediksi dengan baik. Jauh-jauh hari kita sounding klo nanti naik mobil, trus kita rencanakan apa aja yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kebosanan, saat itu kita persiapkan mainan dan cd yang banyak buat tontonan selama di perjalanan.

Selama Perjalanan on road, siapkan cemilan dan tontonan biar anak-anak tidak bosan

Lalu soal urusan ke toilet juga, kita beritahu klo memang keadaan nanti tidak memungkinkan untuk ke toilet, di mobil sudah disiapkan pispot dan kita edukasi gimana cara pakainya dan masih banyak lagi yang menjadi tugas kami sebagai orang tua untuk menginformasikan ke anak ttg kondisi perjalanannya.

Alhamdulillah dengan cara begitu, selama perjalanan kemarin baik naik pesawat ataupun perjalanan naik mobil yang agak panjang ( 12 jam ke Jakarta – Semarang) semuanya berjalan lancar dan ngga ada cranky sama sekali.


2.    Buat Itinerary yang akan dituju.

Memang kadang itinerary itu tidak selalu terpakai, seringnya saya liburan meleset dari itinerary nya tapi tetep buat itinerary itu suatu keharusan ketika liburan, biar kita ngga ngeblank dan juga  tahu tujuan walau kadang ya perjalanan tidak bisa ngikutin banget itinerary nya karena biasanya ada kendala, entah macet, ngga keburu atau apapun. Kalo perlu buat itinerary dalam dua versi jadi jika plan pertama tidak bisa di jalani, minimal ada plan kedua untuk cadangan.

contoh salah satu itinerary yang saya buat

3.    Buat Rencana Perkiraan Budget.

Ini yang paling penting, biar ngga over budget dan perjalanan tetap menyenangkan karena semua sudah diatur dengan baik. Oia selama membuat rencana perkiraan budget, jangan lupa buat dana tak terduga, karena menurut pengalaman pasti ada dana yang tak terduga ketika liburan.

4.    Cari tempat menginap yang kids friendly

Klo buat saya sendiri, tempat menginap harus kids friendly, tapi bukan berarti harus yang mahal ya.. yang penting buat saya, kondisi kamar bersih dan terang khususnya kamar mandi yang jadi pantauan nomor satu buat saya. Lalu sebisa mungkin pilih hotel yang ada kolam renang atau playground nya walau kecil, tentunya harus tetap sesuai budget ya.. supaya selama liburan anak-anak juga senang dan itu akan jadi tertanam di memori mereka.



hotel arjuna, walau budget ekonomis tapi tetap ada playground kecil :)



5.    Buat List barang bawaan yang harus dibawa


Packing juga merupakan bagian terpenting dalam liburan, saya terbiasa membuat list apa saja yang harus di bawa dari mulai pakaian, alat dokumentasi, makanan, mainan, serta keperluan-keperluan lainnya. Kenapa harus di list? Simple aja karena saya lupaan jadi biar ngga ada yang ketinggalan.

Yang tak kalah penting adalah membawa obat-obatan, ini jangan dianggap sepele, karena saat liburan kita tidak pernah tahu kondisi anak. Pengalaman saya selama liburan kemarin, obat-obatan itu ngebantu banget, apalagi tiara sempat sakit dua kali selama liburan. Minimal obat wajib yang saya bawa itu paracetamol, obat diare, obat maag, tolak angin dan beserta thermometer.




Pertama waktu di Batu malang, badannya sempat demam dan ketika mudik kemarin dia sakit disekitar gusi dan gigi nya. Untung nya saya selalu membawa Paracetamol ketika liburan, dan saya sudah percaya banget dengan merk TEMPRA. Karena Cuma TEMPRA yang aman, cepat tidak menimbulkan iritasi di lambung dan bekerja langsung di pusat panas. Sudah turun temurun kami sekeluarga selalu memakai tempra ini untuk penurun demam anak.


Penyelamat waktu liburan kemarin


Jadi klo belum makan pun saya ngga khawatir memberikan anak saya tempra untuk jadi penurun panasnya, Alhamdulillah semua anak saya cocok banget pakai tempra, bahkan ketika tiara ngeluh sakit di bagian gusi dan gigi nya, saya coba berikan paracetamol untuk meredakan nyerinya, akhirnya tempra lah yang jadi pilihan saya. Setelah minum tempra, nyeri nya hilang dan rewelnya pun ikutan hilang sehingga dia bisa tidur nyenyak dan liburan kami tidak terganggu.

Intinya jika anak sakit ketika liburan, kita sebagai orang tua jangan terlalu panik, pantau terus keadaan anak dan berikan obat yang sesuai. Jika keadaan semakin memburuk, jangan pernah ragu untuk membawa nya konsultasi ke dokter atau RS terdekat.


6.    Persiapkan dokumen penting (tiket, hotel) dan uang cash pada satu tempat yang gampang di bawa.

Untuk yang keluar negeri mungkin dokumen pentingnya bukan hanya sekedar print out tiket dan voucher hotel, tapi ada dokumen lainnya seperti paspor, visa dsb. Tapi klo seperti saya kemarin hanya print out tiket dan hotel saja yang di butuhkan ditambah uang cash, taruh semuanya di satu tempat seperti tas slempang yang gampang dijangkau dan dibawa kemana-mana, namun harus tetap aman dijaga oleh kita.

Saya tidak terbiasa menaruh semua uang cash di dompet ketika liburan, biasanya saya bagi dua di dompet dan di amplop. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

7.    Tetap Menjaga Stamina dan istirahat yang cukup

Walau liburan untuk bersantai, bukan berarti kita bisa semaunya, jangan terlalu ngoyo juga untuk bisa mengikuti semua itinerary jika memang kondisi sudah tidak memungkinkan. Ngga ada salahnya kita tetap menjaga stamina dengan makan yang teratur dan juga istirahat yang cukup. Karena jika tidak begitu, malah nanti kita tidak bisa menikmati liburannya.


istirahat yang cukup itu penting!


Salah satu contohnya ketika kami di batu, klo nurutin itinerary malam pertama setelah dari museum angkut, kita rencana ke BNS tapi karena kondisi badannya udah cape dan tiara sudah mulai demam, akhirnya kita putuskan untuk leyeh-leyeh aja di hotel, supaya stamina kembali bagus sehingga rencana liburan keesokan hari nya tidak terganggu. Alhamdulillah ke esokan harinya semua sudah fit lagi sehingga bisa menikmati tujuan selanjutnya.


8.    Agak Santai dengan Anak

Santai disini maksud saya adalah tidak terlalu terikat dengan peraturan-peraturan seperti biasanya, namun ketika liburan biarkan mereka merasakan sedikit “kebebasan”.

Misal anak ngga mau makan dengan menu makanan yang ada, gpp lah jika anak-anak makan mie instan atau makanan lain yang mereka mau makan. Karena prinsip saya lebih baik ada yang makanan yang masuk daripada mereka nanti masuk angin. Saya juga sama suami biasanya memperbolehkan mereka makan cemilan apapun yang biasanya tidak mereka makan sehari-hari seperti chiki dan permen, maksudnya biar anak-anak merasa hepi dan bener-bener menikmati liburannya.

9.    Pentingnya Dokumentasi

Seheboh-hebohnya liburan dengan krucil atau pun rempong banget liburan dengan krucils, jangan pernah lupa untuk membuat dokumentasi, seperti foto ataupun video selama liburan berlangsung. Kalau bisa buat dokumentasi sebagus dan sebanyak mungkin, karena dokumentasi walau dikit tapi pasti akan berguna ketika nanti liburan usai, untuk di putar lagi dan dikenang lagi oleh semua anggota keluarga.


antara model dan tukang foto nya :D




10.  Berdoa dan nikmati liburannya.

Anak-anak ceria, liburan pun menyenangkan 

Berdoa baik sebelum, selama perjalanan dan sesudah liburannya selesai, agar liburan berjalan sesuai rencana, dapat dinikmati dengan seluruh anggota keluarga dan sebagai rasa syukur bisa diberi kesempatan liburan sehingga kita bisa melepas stress serta merasakan manfaat liburan yang baik buat membangun quality time bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Kira-kira begitulah persiapan saya jika ingin liburan khususnya membawa anak-anak, dan sepertinya setahun ke depan saya akan vakum dulu dari liburan yang jauh, karena sebentar lagi akan nambah anggota baru keluarga, mungkin nanti nunggu adik bontot ini umur setahun baru kita mulai perjalanan lagi, tapi klo sekedar liburan yang deket seperti ke bandung masih bisa lah…hihihhihihi…

Buat saya biasanya banyak-banyak browsing sebelum memutuskan liburan, cari tahu review soal pemilihan hotel, tempat wisata yang ada, soal makanan apa saja yang ada disana sampai ke soal tempat pembelian oleh-oleh yang murah.

So.. gimana pengalaman liburan kmu?? Boleh loh share disini, siapa tahu bisa jadi refrensi saya juga… intinya klo sedang liburan itu nikmati semua momentnya dan buat keadaan menyenangkan dan ceria sehingga bisa jadi pengalaman yang tak terlupakan.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network bekerja sama dengan Taisho





24 comments:

  1. Tipsnya applicable banget maknik..btw, hotelnya bagus yaaa..jadi pengen staycation disana.haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. tengkyuuu gen... hotelnya lumayan dengan budget minimalis :D

      Delete
  2. Obat demam itu penting banget dibawa ya! Soalnya kalau liburan itu anak2 suka kegirangan trus cape & tiba2 panas ngga jelas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. betull bangeet mih.. kadang pas siang ceria trus malemnya langsung demam bikin deg2an

      Delete
  3. Berlibur sama anak-aman emang kudu lebih bersabar dan cenderung santai, karena kita gak bisa memaksakan sesuai itinerary yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak.. karena mood nya anak2 kadang susah di tebak juga.. trus stamina nya juga :)

      Delete
  4. Seru banget, sih, Mba :)
    Btw emang kalo perjalanan darat jarak jauh, apalagi naik mobil dan bawa anak balita, phew... harus siap2 dengan berbagai perbekalan ya. Siap mental juga kalo rewel dan nanya mulu kok g sampe2 hehe *pengalaman pribadi, sekalian curcol*
    Salam kenal btw :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. akupun kemaren sempet deg2an waktu perjalanan on road.. takut rewel anaknya.. klo masalah nanya ngga sampe2 itu bener bangeeett.. hahaahahahha...

      Delete
  5. Emang ya mba... sebagai emak-emak itu lebih mentingin kebahagiaan anak-anak....aku juga gitu mba.. mending perut keisi apa aja , daripada kosong malah ga baik buat kesehatan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba.. semenjak punya anak prioritas berubah banget.. semuanya demi anak hehehheheehhe..

      Delete
  6. setuju dgn poin no 8. krn shari-hari anak2 jenuh dengan aturan2 di rmh, di skolah. jadi pas liburan berilah sedikit kelonggaran tp jangan terlampau longgar, entar malah kebablasan. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba.. kelonggaran yg masih terpantau biar ngga kebablasan :D

      Delete
  7. niikk seru banget liburaaanya...bergunaa banget tips2nyaa...

    suka sama foto yang ada nongol kaki tiaranya hehhee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. mimi sin.. iya seruu liburannya.. ngga terganggu berkat tempra :D

      Delete
  8. Huaaa tiara sm kakak Tania seru bgt jalan2nyaa, jd pengen..
    Aston anyer kyknya seru ya maknik, jd list buat ngajak bocils jalan2, skalian treatment jemur Rayyan di matahari pantai 😊😊 ngurangin jln2 ke emol 😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayoo makfat ke anyer deh.. seruu.. ini aja tiara minta balik kesana terus.. btw rayyan cepet sembuh ya :*

      Delete
  9. Travelling ama anak emang hrs lengkap yaa persiapannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. bangeeett maklia demi kelancaran dan keceriaan selama liburan :)

      Delete
  10. Bawa obat itu walau kelihatan sepele tapi ternyata penting banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya jangan suka nyepelein.. bener kan bawa obat itu penting..

      Delete
  11. Jungkat-jungkitnya pakai kayu, bagus dan unik ya.
    dan ternyata bawa obat anak-anak juga perlu ya.
    thank

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya playground nya walau kecil tapi unik.. obat itu kudu harus wajib klo mau traveling..

      Delete
  12. waa seru banget yah liburan bareng keluarga, makanya penting banget tuh perispan yang matang, termasuk soal obat2an spt paracetamol..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. klo mau liburan ceria harus matang persiapannya dan bawa obat2an :)

      Delete