Udah masuk Desember.. berarti tahun 2018 sudah di depan mata..

Biasanya akhir tahun, banyak orang membuat target ataupun resolusi untuk diri mereka di tahun depan. Gunanya sih klo buat saya biar hidup lebih ada arah dan tujuannya ajah sih, sekalian juga pencapaian diri dan menilai kemampuan diri juga.

Resolusi ataupun wishlist yang saya sudah rencanakan di tahun 2018 adalah:


Sejujurnya saat ini saya sedang galau dan bisa dibilang sudah sedikit agak sensi setiap kali orang melihat aryo secara langsung, rata-rata pasti komennya gini.. 

“ kok kurus ya?? Ngga kaya di foto kelihatan gede“.


Memang untuk postur tubuh nya aryo agak beda dengan kedua kakaknya dulu, waktu seumuran aryo, kedua kakaknya semuanya montok dengan berat diatas 10 kg, sedangkan aryo sekarang ini mentok di angka 9kg.

Sebagai orang tua mungkin saya agak kepikiran, bukan masalah gendut atau tidaknya, tapi kepikiran apa nutrisi yang saya berikan selama ini bisa diserap dengan baik semuanya oleh aryo, atau memang dia masih kekurangan nutrisi. Alhamdulillah sampai saat ini dia kondisinya sehat dan tumbuh kembangnya masih baik.

Bulan september lalu saya dapat kado dari suami, sepeda baru.. jenisnya kali ini sepeda lipat.

kebetulan di rumah memang kita belum punya sepeda lipat trus saya kena racun dari komunitas sepeda di kantor, jadi mupeng sama sepeda lipat dan akhirnya diskusi sama suami pengen punya.


Memasuki umur 35 tahun ini, jujur saya agak takut sama kondisi kulit, pada dasar nya kulit saya cenderung kering dan kalo kata mama saya dulu, kulit kering itu lebih cepat keriput dan nimbul flek hitam. Saya yang notabene malas ngga terlalu suka perawatan untuk kulit, jadi agak takut memasuki usia segini, usia dimana muncul tanda tanda penuaan pada kulit.. *toyor diri sendiri yang telat perduli soal kulit.

Akhir-akhir ketakutan makin terasa ketika saya sedang ngaca dan melihat sudah mulai timbul guratan-guratan keriput dan kondisi kulit semakin kering, mungkin juga efek cuaca yang lagi ekstrim banget saat ini, bisa tiba-tiba hujan dan tiba-tiba panas. Pokoknya lagi bermasalah banget deh kulitnya, belum lagi jerawat yang timbul efek PMS..huhuhuhu..

Jujur untuk melakukan rutin kegiatan skin care seperti cewe-cewe sekarang ini, saya kok masih berat ya.. selain berat di kantong juga berat di rasa malesnya yang harus melakukan beberapa step. Ribetnya klo pagi, hampir ngga ada waktu buat dandan.. biasanya cuma cukup pelembab plus bedak ajah dan kudu wajib alisan dikit...

Menurut data dari Kementrian Kesehatan, PTM (Penyakit Tidak Menular) naik persentase nya menjadi penyebab kematian di Indonesia. Salah satu PTM yang menjadi momok belakangan ini adalah penyakit Kanker, di Indonesia sendiri kanker payudara menjadi pembunuh nomor satu untuk para wanita, selain kanker lainnya yaitu kanker serviks atau leher rahim.

Faktanya 1 dari 8 wanita beresiko terkena kanker payudara, data ini merupakan hasil survey dari Rikesdas 2013, dan sekitar 85% kasus kanker payudara terjadi pada wanita yang tidak memiliki riwayat kanker payudara dari keluarganya, jadi kemungkinan setiap wanita bisa terkena penyakit itu.

Sedangkan data dari Rumah Sakit Kanker Dharmais menyebutkan bahwa sebanyak 60-70 persen penderita kanker yang mencari perawatan untuk penyakitnya yang sudah mencapai kondisi stadium akhir, hal ini tentunya akan membuat tingkat keberhasilan pengobatan semakin kecil. Padahal jika semakin dini di obati, penyakit tumor maupun kanker di beberapa kasus dapat disembuhkan dan tingkat kesempatan hidup juga semakin lama.

Tanggal 7 Oktober 2017.. spesial buat aryo.
My baby bala bala udah setahuuuunnn... alhamdulillaaah..
Walau udah anak ketiga, tetep dong rasanya terharu dan berasa kok cepet bangeet sih bayik ini gedenya, perasaan baru kemarin saya hamil trus lahiran.

Terus pas tau aryo udah setahun, rata-rata orang langsung nanya gini "udah bisa jalan belum? "
Sayangnya belum.. sepertinya dia akan sama kaya kedua kakaknya bisa jalan di atas umur setahun.


Terus udah bisa apa dong di umur setahun ini?

Alhamdulillah, walau agak sedikit lambat perkembangannya, setahun ini aryo udah mulai rembetan, merangkak udah makin jago dan selalu eksplor keliling rumah, jatuh bangun udah kebal deh.. namanya juga belajar, klo ngga jatuh atau kejedot nanti ngga ada pengalamannya ya dek :)



Minggu lalu, saya berkesempatan hadir di acara launching Michelin Safety Academy (MSA). Acara yang diusung oleh perusahaan ban terkemuka ini, merupakan salah satu wujud untuk membantu mengatasi permasalahan yang terjadi, karena dari data korlantas angka kecelakaan sekitar 1,2 juta jiwa pertahun dengan range usia 15 – 24 tahun.

Michelin Safety Academy (MSA) sendiri bertujuan untuk mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara yang aman, sehingga dapat menjadi pengendara yang bertanggung jawab dan bisa mengurangi angka kecelakaan yang dijabarkan oleh korlantas tiap tahunnya. 




Sayang kan usia masih produktif, tapi meninggal atau luka berat karena kecelakaan, apalagi jika korbannya itu melibatkan para pengendara yang sebenarnya juga sudah bertanggung jawab, hanya karena kelalaian pengemudi yang ugal-ugalan dan tidak bertanggung jawab.

“ Pengendara pemula memang rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, ataupun mereka tidak memahami peraturan lalu lintas” ujar AKBP Aldo Siahaan, S.IK., selaku Kasi kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri.

Akhirnya tiba juga di sesi terakhir workshop literasi keuangan dari @ibuberbagibijak dan visa, sesi yang terakhir kali ini membahas tentang investasi.

Baca juga:



Sesi yang lumayan seru dan banyak info baru yang saya dapat dari sesi ini, satu quote bagus dari mba Prita Ghozie mengenai investasi 


Hidup itu penuh dengan pilihan, jadi kita harus pintar dalam memilih dan selalu ada konsekuensi dari setiap pilihan yang kita ambil.